RINGKASAN UTAMA

Kelas ini memusatkan latihan pada respons awal dugaan patah tulang dan kesiapan organisasi P3K. Peserta berlatih dengan pengawasan instruktur, memahami batas penolong, dan menyiapkan serah terima kepada bantuan medis. Modul pembidaian tidak otomatis menjadi seluruh pembinaan Petugas P3K berlisensi.

Sertifikasi Resmi: Pelatihan keterampilan P3K terfokus2 Hari

Konfirmasikan tanggal batch terdekat, kelayakan berkas pendaftaran, atau permohonan penawaran in-house training perusahaan untuk Pelatihan Penanganan Patah Tulang Pembidaian Dan Pembentukan P3K:

SPESIFIKASI PELATIHAN

Informasi program

Jenis programPelatihan keterampilan P3K terfokus
Durasi pelatihan2 Hari
Acuan materiPermenaker PER.15/MEN/VIII/2008 tentang P3K di tempat kerja. Lisensi Petugas P3K dan buku kegiatan mengikuti proses serta persyaratan yang berlaku, terpisah dari keikutsertaan modul keterampilan.
Metode PembelajaranDemonstrasi, latihan simulasi, dan evaluasi skenario dengan instruktur

Sasaran Peserta Pelatihan

  • Tim P3K perusahaan yang memerlukan penyegaran keterampilan
  • HSE dan koordinator tanggap darurat
  • Pekerja yang dipersiapkan membantu respons awal sesuai perannya

Persyaratan Calon Peserta

  • Sampaikan pengalaman P3K dan kebutuhan latihan kepada penyelenggara.
  • Kondisi yang memengaruhi partisipasi praktik perlu diinformasikan agar latihan dapat disesuaikan secara aman.

Keluaran Dokumen & Sertifikat

  • Sertifikat pelatihan dari penyelenggara sesuai lingkup kelas
  • Umpan balik praktik dan draf pembagian peran respons awal
  • Tidak otomatis menerbitkan lisensi Petugas P3K atau buku kegiatan; kebutuhan pembinaan lengkap harus dikonfirmasi terpisah
KURIKULUM PEMBINAAN

Struktur Silabus & Materi Pelatihan (2 Hari)

01

Mengenali situasi cedera

  • •Keamanan lokasi dan pengaktifan bantuan
  • •Informasi penting tentang mekanisme kejadian
  • •Batas pengamatan penolong dibanding diagnosis medis
02

Praktik dukungan anggota gerak

  • •Tujuan pembidaian dan keterbatasannya
  • •Demonstrasi alat serta latihan tanpa memaksa bagian tubuh
  • •Evaluasi kenyamanan dan komunikasi selama simulasi
03

Rujukan dan serah terima

  • •Penyampaian kondisi korban serta perubahan yang diamati
  • •Koordinasi akses tim medis dan jalur transportasi
  • •Pencatatan tindakan serta perlindungan informasi korban
04

Kesiapan P3K perusahaan

  • •Cakupan petugas per area dan shift
  • •Ketersediaan, akses, serta pemeriksaan perlengkapan
  • •Latihan skenario korban di area dengan akses terbatas

Pertolongan awal membutuhkan keterampilan dan batas yang jelas

Ketika pekerja jatuh atau tertimpa benda, rekan di sekitarnya sering menjadi orang pertama yang dimintai bantuan. Rasa panik dapat membuat orang berusaha mendirikan korban atau menarik anggota gerak agar tampak lurus. Kelas ini membantu peserta memahami tugas penolong awal: mengenali kebutuhan bantuan, menjaga keselamatan, dan memberikan dukungan sesuai keterampilan yang benar-benar dikuasai.

Patah tulang tidak dapat dipastikan hanya dari bentuk luar atau kemampuan korban menggerakkan bagian tubuh. Pemeriksaan dan penanganan medis tetap diperlukan. Pembelajaran menekankan komunikasi dengan korban serta pengaktifan bantuan yang tepat. Peserta tidak dilatih melakukan tindakan untuk mengembalikan posisi tulang, menentukan hasil pemeriksaan radiologi, atau menggantikan tenaga medis.

Pembidaian dipelajari melalui praktik yang diawasi

Membaca urutan pembidaian berbeda dengan menguasai keterampilan saat menghadapi kejadian. Dalam simulasi, instruktur menunjukkan penggunaan perlengkapan, posisi kerja penolong, serta cara menghindari tambahan nyeri akibat penanganan yang tidak tepat. Peserta mendapat umpan balik pada komunikasi dan keputusan, bukan hanya penampilan ikatan atau kecepatan menyelesaikan latihan.

Skenario menggunakan alat latihan dan kondisi yang dikendalikan. Peserta tidak diminta memaksa sendi, menguji rasa sakit, atau memperlakukan rekan sebagai pasien cedera nyata. Kebutuhan penyesuaian praktik dapat disampaikan sebelum kelas. Lingkup alat dan latihan disepakati agar sesuai kondisi perusahaan serta kemampuan peserta, termasuk peserta yang baru mengenal pertolongan pertama.

Kasus latihan: cedera di belakang area penyimpanan

Seorang pekerja mengalami cedera tungkai di area penyimpanan. Petugas P3K dapat dihubungi, tetapi akses bantuan medis terhalang barang yang baru datang. Beberapa rekan berkumpul, sementara informasi lokasi yang disampaikan melalui telepon belum jelas. Persoalan latihan ini bukan hanya memilih bidai, melainkan menyatukan bantuan agar korban memperoleh penanganan lanjutan tanpa penundaan yang tidak perlu.

Kelompok membagi tugas untuk komunikasi, pengaturan akses, pendampingan korban, dan penerimaan bantuan. Setelah simulasi, peserta menyusun catatan singkat tentang informasi yang hilang serta fasilitas yang sulit dijangkau. Hasil latihan digunakan untuk memperbaiki penandaan lokasi, daftar kontak, dan penempatan perlengkapan. Praktik pemindahan korban memerlukan arahan instruktur sesuai skenario dan tidak disederhanakan menjadi satu teknik untuk semua cedera.

Pembentukan tim berkaitan dengan cakupan kerja nyata

Tim P3K perlu tetap dapat diakses saat pekerja berpindah area atau bekerja pada shift berbeda. Perencanaan mencakup siapa yang tersedia, bagaimana menghubunginya, dan bagaimana fasilitas dirawat. Daftar nama saja tidak cukup apabila petugas sedang cuti, perlengkapan terkunci, atau pekerja baru tidak mengetahui lokasi bantuan.

Permenaker PER.15/MEN/VIII/2008 membedakan kewajiban penyediaan petugas dan fasilitas dengan proses lisensi petugas. Pasal 3 menyebut lisensi dan buku kegiatan P3K dari kepala instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan setempat. Modul keterampilan ini tidak otomatis memenuhi seluruh pembinaan dan proses tersebut. Jika perusahaan membutuhkan pembinaan Petugas P3K lengkap, lingkup serta dokumennya perlu diperiksa sebelum mendaftar.

Persiapan kelas dan tindak lanjut

Sampaikan jumlah peserta, pola shift, ketersediaan perlengkapan, dan contoh hambatan respons di tempat kerja. Informasi kejadian dapat dibahas tanpa menyertakan identitas atau foto korban yang tidak diperlukan. Perusahaan kemudian dapat memilih fokus penyegaran keterampilan atau kebutuhan pengembangan sistem P3K yang lebih luas.

Biaya Rp 3.750.000 dan durasi 2 Hari mengikuti sumber terpusat. Sebelum pelaksanaan, pastikan metode praktik, alat yang tersedia, serta tanggal telah dikonfirmasi. Setelah kelas, latihan internal perlu dievaluasi agar pembagian peran dan akses bantuan tetap sesuai kondisi lapangan, bukan hanya sesuai susunan tim saat pelatihan berlangsung.

Unduh Silabus & Proposal Resmi (PDF)Dapatkan rincian 120 JP, dokumen persyaratan, dan format SPH untuk pengajuan corporate.
Minta PDF Silabus
TRANSPARANSI BIAYA & PILIHAN PAKET

Biaya Pelatihan Penanganan Patah Tulang Pembidaian Dan Pembentukan P3K

Harga yang tercantum merupakan biaya acuan penyelenggara. Rincian fasilitas, pajak dan ketentuan pembayaran mengikuti penawaran tertulis.

Kelas publik

Biaya acuan program. Minta rincian tertulis untuk tanggal dan metode yang Anda pilih.

Rp 3.750.000/ per peserta
  • Periksa cakupan materi dan sesi praktik pada penawaran
  • Pastikan jenis sertifikat dan penerbitnya sesuai program
  • Konfirmasikan pajak, fasilitas dan biaya di luar paket
Minta rincian biaya

Pelatihan perusahaan

Sampaikan jumlah peserta, lokasi dan kebutuhan materi untuk penyusunan penawaran perusahaan.

Penawaran sesuai kebutuhan
  • Ruang lingkup dan metode dibahas sebelum pendaftaran
  • Tanggal pelaksanaan disepakati dengan penyelenggara
  • Total biaya dan fasilitas dicantumkan dalam penawaran
Minta penawaran perusahaan
INFO JADWAL BATCH TERDEKAT

Konfirmasi Jadwal Terdekat & Ketersediaan Batch

Jadwal batch kelas publik diselenggarakan secara berkala setiap bulan. Hubungi tim admisi untuk konfirmasi tanggal pembukaan batch dan persyaratan pendaftaran.

SOLUSI KORPORASI & B2B

Layanan In-House Training K3 Perusahaan

Solusi pembinaan keselamatan kerja terstandar langsung di fasilitas kantor atau pabrik Anda dengan jadwal fleksibel, efisiensi biaya rombongan, dan kurikulum yang diselaraskan dengan potensi risiko tempat kerja.

  • Efisiensi Biaya Paket Rombongan: Biaya lebih hemat untuk pembinaan tim karyawan internal secara serentak.
  • Jadwal & Lokasi Fleksibel: Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan shift operasional pabrik atau kantor Anda.
  • Studi Kasus Fasilitas Aktual: Membedah potensi bahaya dan inspeksi internal fasilitas kerja perusahaan Anda.
  • Kelengkapan Administrasi B2B: Surat Penawaran Harga (SPH) resmi, silabus custom, dan kelengkapan invoice penagihan.
KONSULTASI IN-HOUSE TRAINING

Ajukan Proposal & Penawaran

Diskusikan kebutuhan pelatihan internal, perkiraan peserta, dan rancangan silabus bersama konsultan kami.

Konsultasi In-House via WAatau kirim email RFP ke kreasiultimateberjaya@gmail.com
TANYA JAWAB RESMI

FAQ Seputar Pelatihan Penanganan Patah Tulang Pembidaian Dan Pembentukan P3K

Tidak. Peraturan menggunakan lisensi dan buku kegiatan P3K, bukan jaminan SIO dari modul pembidaian. Pembinaan lengkap, persyaratan peserta, serta proses instansi berwenang harus dikonfirmasi tersendiri.

Dasar materi yang digunakan

Peraturan, standar, panduan, dan petunjuk produsen memiliki ruang lingkup berbeda. Gunakan dokumen yang sesuai dengan pekerjaan, model peralatan, dan ketentuan yang berlaku.