RINGKASAN UTAMA

Program ini membahas pertolongan awal korban tenggelam dan paparan dingin dengan latihan sesuai kompetensi peserta. Penyelamatan di air dibedakan dari pertolongan setelah korban berada di lokasi yang aman. Keterampilan resusitasi dipelajari melalui instruktur serta sarana yang sesuai; kelas tidak otomatis memberi kualifikasi lifeguard, penyelam atau tenaga medis.

Sertifikasi Resmi: Pelatihan keterampilan teknis1 Hari

Konfirmasikan tanggal batch terdekat, kelayakan berkas pendaftaran, atau permohonan penawaran in-house training perusahaan untuk Pelatihan Penanganan Korban Tenggelam Dan Hipotermia Lapangan Basah:

SPESIFIKASI PELATIHAN

Informasi program

Jenis programPelatihan keterampilan teknis
Durasi pelatihan1 Hari
Acuan materiPedoman pertolongan dan resusitasi terkini sesuai kompetensi; ketentuan P3K tempat kerja ditelaah bila menjadi tujuan penugasan
Metode PembelajaranPembahasan kasus dan latihan terarah; format serta fasilitas praktik dikonfirmasi dalam penawaran

Sasaran Peserta Pelatihan

  • Petugas P3K dan tim tanggap darurat sesuai tugas
  • Pengawas pekerjaan dekat air atau lingkungan basah
  • Personel yang mengatur bantuan dan rujukan

Persyaratan Calon Peserta

  • Kesiapan kesehatan serta kemampuan praktik dikonfirmasi sesuai kegiatan
  • Calon menyampaikan pengalaman pertolongan pertama agar latihan sesuai; praktik air tidak diasumsikan termasuk

Keluaran Dokumen & Sertifikat

  • Sertifikat pelatihan sesuai ketentuan kelas
  • Hasil latihan dan catatan tindak lanjut; kewenangan teknis tidak otomatis diperoleh dari keikutsertaan
KURIKULUM PEMBINAAN

Struktur Silabus & Materi Pelatihan (1 Hari)

01

Memahami skenario serta keselamatan

  • •Tenggelam dan risiko penyelamat
  • •Batas pertolongan di darat serta penyelamatan air
  • •Aktivasi bantuan dan informasi lokasi
02

Melatih pertolongan sesuai pedoman

  • •Penilaian awal dan resusitasi dalam lingkup pelatihan
  • •Peran bantuan napas serta kompresi pada tenggelam
  • •Paparan dingin dan perlindungan korban sesuai kondisi
03

Mengoordinasikan respons

  • •Peralatan serta sarana latihan yang sesuai
  • •Informasi kejadian dan serah terima
  • •Skenario, evaluasi serta kebutuhan pengembangan

Bedakan penyelamatan air dan pertolongan setelah evakuasi

Kejadian di dekat air dapat membawa risiko bagi penolong yang tidak mempunyai kemampuan serta sarana penyelamatan. Peserta mempelajari batas peran dan cara mengaktifkan bantuan sesuai rencana lokasi. Kelas tidak mengarahkan orang melompat ke air secara spontan. Kemampuan berenang saja tidak membuktikan kesiapan melakukan penyelamatan; kegiatan tersebut memerlukan penilaian, latihan serta pengendalian sesuai lingkungan dan skenario yang benar-benar akan dihadapi oleh tim.

Program ini berfokus pada kesiapan pertolongan dan koordinasi setelah korban berada pada lokasi yang aman, dengan praktik yang dijelaskan pada penawaran. Penyelamatan air, operasi perahu, penyelaman atau akses tali bukan bagian otomatis hanya karena judul memuat korban tenggelam. Perusahaan perlu menelaah kebutuhan berbeda tersebut sebelum memilih kelas agar penugasan tidak melampaui kemampuan peserta dan fasilitas yang tersedia ketika kejadian nyata memerlukan respons cepat serta terarah.

Resusitasi mengikuti pedoman serta latihan yang sesuai

Pedoman AHA tahun 2025 menekankan peran bantuan napas bersama kompresi dada pada henti jantung akibat tenggelam. Materi tidak menyamakan seluruh situasi dengan pembelajaran kompresi saja. Peserta berlatih dalam lingkup yang sesuai melalui instruktur, manekin serta evaluasi keterampilan, bukan menjadikan halaman program sebagai instruksi pengganti pelatihan praktik. Kebutuhan awal dan tingkat kemampuan peserta harus diketahui agar pembelajaran aman serta dapat dinilai secara bermakna.

Peralatan seperti AED atau dukungan lain perlu dipelajari menurut lingkup serta kemampuan yang ditetapkan, tanpa menganggap keberadaannya menggantikan respons yang sesuai. Perbedaan kondisi dan usia korban dibahas melalui kurikulum instruktur yang relevan. Penilaian medis lanjutan tetap ditangani layanan kesehatan. Pelatihan tidak menjanjikan suatu teknik pasti menyelamatkan setiap korban atau memberi kewenangan tindakan klinis kepada peserta yang belum mempunyai kompetensi serta otorisasi untuk melaksanakannya.

Paparan dingin perlu diperhatikan bersama keadaan korban

Lingkungan basah dan dingin dapat menambah kebutuhan penanganan, tetapi tidak semua korban mempunyai keadaan yang sama. Peserta mempelajari pengenalan masalah dan perlindungan sesuai pedoman pertolongan pertama, dengan memperhatikan keselamatan tempat, kondisi korban serta kebutuhan rujukan. Kelas tidak meminta peserta menentukan diagnosis atau derajat hipotermia hanya dari tampilan. Informasi yang belum pasti disampaikan kepada petugas medis, bukan ditutup dengan perkiraan suhu atau penilaian sendiri.

Latihan tidak menggunakan korban nyata untuk mencoba metode pemanasan atau resusitasi. Sarana simulasi dipilih agar tindakan dapat dipelajari tanpa menimbulkan pajanan dingin atau risiko air bagi peserta. Instruksi lapangan harus sesuai pelatihan serta prosedur yang berlaku. Kebutuhan alat, perlindungan dan pengaturan kegiatan ditelaah sebelum kelas praktis, termasuk cara menghentikan latihan ketika peserta tidak siap atau keadaan sarana berubah dari rencana yang telah disepakati bersama.

Kasus: informasi kejadian terputus saat bantuan datang

Dalam skenario, korban sudah dikeluarkan oleh pihak lain sebelum tim pertolongan tiba. Dua orang memberikan keterangan berbeda mengenai urutan kejadian dan tindakan yang telah dilakukan. Peserta berlatih memperoleh informasi yang diperlukan tanpa menunda pertolongan sesuai kompetensinya, lalu menyampaikan hal yang diketahui serta ketidakpastiannya kepada layanan medis. Tujuan latihan adalah koordinasi dan mutu serah terima, bukan menyimpulkan hasil klinis berdasarkan dugaan yang belum dapat diverifikasi.

Catatan dapat mencakup waktu yang diketahui, perubahan kondisi yang diamati serta tindakan dalam lingkup pelatihan. Informasi pribadi korban dibatasi kepada pihak yang perlu menerimanya. Debrief menelaah komunikasi, kesiapan sarana dan batas kemampuan tim agar rencana bisa diperbaiki. Keberhasilan simulasi tidak dinilai dari kecepatan saja atau dinyatakan sama dengan kemampuan menghadapi setiap lingkungan air tanpa tambahan latihan dan pengaturan yang sesuai pada fasilitas penugasan berikutnya.

Keluaran kelas dan persiapan pendaftaran

Peserta berlatih keterampilan yang dinyatakan pada lingkup serta memperoleh evaluasi sesuai ketentuan penyelenggara. Sertifikat program bukan lisensi lifeguard, pembinaan petugas P3K Kemnaker atau kualifikasi tenaga medis secara otomatis. Jika perusahaan membutuhkan pengakuan tertentu, pihak penerbit, prasyarat serta prosesnya harus dikonfirmasi sebelum pemesanan. Kesiapan personel penugasan tetap memerlukan pemeriksaan terhadap kompetensi, rencana lokasi dan sarana yang benar-benar tersedia setelah kegiatan pembelajaran selesai dilaksanakan.

Sampaikan latar belakang peserta dan kebutuhan lingkungan kerja tanpa membagikan data pasien. Konfirmasikan tanggal, pajak, fasilitas, manekin serta bentuk praktik pada penawaran. Kegiatan kolam, perairan terbuka atau simulasi paparan dingin memerlukan lingkup serta pengendalian khusus jika disepakati. Materi dipilih agar membantu keputusan pertolongan dalam batas kemampuan, tanpa menjanjikan seluruh teknik penyelamatan air dan pelayanan medis dapat dikuasai dalam satu program umum untuk semua peserta.

Unduh Silabus & Proposal Resmi (PDF)Dapatkan rincian 120 JP, dokumen persyaratan, dan format SPH untuk pengajuan corporate.
Minta PDF Silabus
TRANSPARANSI BIAYA & PILIHAN PAKET

Biaya Pelatihan Penanganan Korban Tenggelam Dan Hipotermia Lapangan Basah

Harga yang tercantum merupakan biaya acuan penyelenggara. Rincian fasilitas, pajak dan ketentuan pembayaran mengikuti penawaran tertulis.

Kelas publik

Biaya acuan program. Minta rincian tertulis untuk tanggal dan metode yang Anda pilih.

Rp 2.750.000/ per peserta
  • Periksa cakupan materi dan sesi praktik pada penawaran
  • Pastikan jenis sertifikat dan penerbitnya sesuai program
  • Konfirmasikan pajak, fasilitas dan biaya di luar paket
Minta rincian biaya

Pelatihan perusahaan

Sampaikan jumlah peserta, lokasi dan kebutuhan materi untuk penyusunan penawaran perusahaan.

Penawaran sesuai kebutuhan
  • Ruang lingkup dan metode dibahas sebelum pendaftaran
  • Tanggal pelaksanaan disepakati dengan penyelenggara
  • Total biaya dan fasilitas dicantumkan dalam penawaran
Minta penawaran perusahaan
INFO JADWAL BATCH TERDEKAT

Konfirmasi Jadwal Terdekat & Ketersediaan Batch

Jadwal batch kelas publik diselenggarakan secara berkala setiap bulan. Hubungi tim admisi untuk konfirmasi tanggal pembukaan batch dan persyaratan pendaftaran.

SOLUSI KORPORASI & B2B

Layanan In-House Training K3 Perusahaan

Solusi pembinaan keselamatan kerja terstandar langsung di fasilitas kantor atau pabrik Anda dengan jadwal fleksibel, efisiensi biaya rombongan, dan kurikulum yang diselaraskan dengan potensi risiko tempat kerja.

  • Efisiensi Biaya Paket Rombongan: Biaya lebih hemat untuk pembinaan tim karyawan internal secara serentak.
  • Jadwal & Lokasi Fleksibel: Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan shift operasional pabrik atau kantor Anda.
  • Studi Kasus Fasilitas Aktual: Membedah potensi bahaya dan inspeksi internal fasilitas kerja perusahaan Anda.
  • Kelengkapan Administrasi B2B: Surat Penawaran Harga (SPH) resmi, silabus custom, dan kelengkapan invoice penagihan.
KONSULTASI IN-HOUSE TRAINING

Ajukan Proposal & Penawaran

Diskusikan kebutuhan pelatihan internal, perkiraan peserta, dan rancangan silabus bersama konsultan kami.

Konsultasi In-House via WAatau kirim email RFP ke kreasiultimateberjaya@gmail.com
TANYA JAWAB RESMI

FAQ Seputar Pelatihan Penanganan Korban Tenggelam Dan Hipotermia Lapangan Basah

Tidak otomatis. Penyelamatan memerlukan kemampuan, sarana dan pengendalian khusus sesuai lingkungan.

Dasar materi yang digunakan

Peraturan, standar, panduan, dan petunjuk produsen memiliki ruang lingkup berbeda. Gunakan dokumen yang sesuai dengan pekerjaan, model peralatan, dan ketentuan yang berlaku.