Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan Berbisa (Ular & Serangga) Lapangan adalah program pembinaan pertolongan pertama 8 JP (1 Hari Kerja) yang dirancang untuk pekerja proyek lapangan, perkebunan kelapa sawit, pertambangan, kehutanan, dan survei geologi. Pelatihan ini melatih peserta mengenali jenis ular berbisa Indonesia (Elapidae, Viperidae), membongkar mitos berbahaya (larangan menyayat, menghisap bisa, atau mengikat kencang tourniquet), menguasai teknik imobilisasi tekanan perban elastis (Pressure Immobilization Technique / PIT protokol WHO), penanganan anafilaksis akibat sengatan tawon vespa, serta prosedur rujukan medis cepat pemberian Serum Anti Bisa Ular (SABU).
Konfirmasikan tanggal batch terdekat, kelayakan berkas pendaftaran, atau permohonan penawaran in-house training perusahaan untuk Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan Berbisa (Ular & Serangga) Lapangan:
Informasi program
Sasaran Peserta Pelatihan
- Petugas P3K Perusahaan, Paramedis Klinik Kebun & Dokter Tambang
- Pekerja Perkebunan Sawit, Petugas Kehutanan & Pekerja Penebangan Kayu
- Geologist, Surveyor Proyek Lapangan, Tim Land Clearing & Konstruksi Terpencil
- Pemandu Wisata Alam, Ranger Taman Nasional & Tim Tanggap Darurat Lapangan
Persyaratan Calon Peserta
- Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat
- Scan KTP / Kartu Identitas yang masih berlaku
- Pas foto formal 3x4 latar belakang merah (2 lembar)
Keluaran Dokumen & Sertifikat
- Sertifikat Kompetensi Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan Berbisa dari PT Kreasi Ultimate Berjaya
- Kartu Lisensi Internal Certified Wilderness First Responder (Venomous Bites)
- Master Kit Dokumen: Buku Saku Identifikasi Ular Berbisa Indonesia, Flowchart Protokol Imobilisasi WHO, dan Checklist Kotak P3K Lapangan Khusus Anti-Venom
Struktur Silabus & Materi Pelatihan (1 Hari)
Modul 01: Identifikasi Ular Berbisa Indonesia & Karakteristik Racun Bisa
- •Klasifikasi Ular Berbisa di Indonesia: Famili Elapidae (Kobra, King Kobra, Welang, Weling) dan Famili Viperidae (Ular Bangkai Laut, Ular Tanah, Viper Pohon)
- •Jenis Toksin Bisa: Neurotoksin (Lumpuh Saraf & Gagal Napas), Hematotoksin (Pendarahan & Pembekuan Darah), Sitotoksin / Nekrotoksin (Pembusukan Jaringan)
- •Membongkar Mitos Tradisional yang Mematikan: Larangan Mengiris Luka, Menghisap Darah, Membakar, atau Memasang Ikatan Kencang (Tourniquet)
Modul 02: Protokol Pertolongan Pertama Standar WHO: Imobilisasi Tekanan (PIT)
- •Prinsip Utama: Menenangkan Korban (Mencegah Denyut Jantung Cepat Memompa Bisa) dan Menghentikan Aliran Getah Bening (Limfatik)
- •Praktik Teknik Pressure Immobilization Technique (PIT): Pemasangan Perban Elastis Lebar dari Ujung Jari Menuju Pangkal Paha/Lengan
- •Pemasangan Bidai (Splint) Kaku untuk Memastikan Sendi Anggota Gerak Benar-Benar Tidak Dapat Ditekuk
Modul 03: Penanganan Sengatan Tawon Vespa/Kalajengking & Rujukan Medis SABU
- •Penanganan Sengatan Serangga Beracun (Tawon Vespa Affinis, Kalajengking, Kelabang) & Penanganan Reaksi Syok Anafilaksis
- •Pemberian Antihistamin Darurat, Kompres Dingin & Penggunaan Epinefrin Auto-Injector
- •Manajemen Jalur Rujukan: Koordinasi Ketersediaan Serum Anti Bisa Ular (SABU Monovalen / Polivalen) di Rumah Sakit Terdekat dan Pemantauan Tanda Vital
Tingginya Ancaman Gigitan Ular Berbisa di Sektor Perkebunan dan Proyek Terpencil
Bagi para pekerja di perkebunan kelapa sawit, pertambangan permukaan, survei seismik hutan, dan proyek konstruksi pembukaan lahan (land clearing), perjumpaan dengan reptil berbisa merupakan risiko harian yang mengancam nyawa. Di Indonesia terdapat lebih dari 350 spesies ular, di mana puluhan di antaranya memiliki bisa yang mematikan dalam hitungan jam bila tidak ditangani dengan benar.
Tragisnya, korban gigitan ular sering kali meninggal atau harus diamputasi bukan semata-mata karena racun ular, melainkan akibat penanganan pertolongan pertama tradisional yang keliru: menyayat luka gigitan dengan silet, mengisap luka, atau mengikat kencang tali rafia/kain yang justru memicu nekrosis pembusukan jaringan otot.
Penguasaan Protokol Imobilisasi Tekanan Berstandar Medis WHO
Pelatihan ini mengadopsi panduan resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO Guidelines for Snakebite Envenoming). Peserta diajarkan fakta medis bahwa racun bisa ular merambat bukan melalui pembuluh darah merah utama, melainkan menyebar melalui sistem pembuluh getah bening (limfatik) yang pergerakannya dipicu oleh kontraksi otot.
Oleh sebab itu, metode terbaik adalah teknik Imobilisasi Tekanan (Pressure Immobilization Technique / PIT)—melilitkan perban elastis dengan tekanan sedang dan memasang bidai kayu kaku agar anggota tubuh korban diam total, sehingga penyerapan racun ke organ vital terhenti sementara hingga pasien tiba di rumah sakit yang memiliki stok Serum Anti Bisa Ular (SABU).
- Praktik membalut perban elastis dengan tingkat kekencangan yang tepat (seperti membebat pergelangan kaki terkilir)
- Identifikasi foto ular berbisa umum di kepulauan Indonesia untuk membantu diagnosis dokter rumah sakit
- Pencegahan gigitan di lapangan: penggunaan sepatu bot tinggi, celana kanvas tebal, dan tongkat survei
- Prosedur penanganan syok anafilaksis darurat akibat sengatan lebah ganda di tengah hutan
Menyelamatkan Nyawa di Detik-Detik Kritis Pertama
Dengan petugas lapangan yang dibekali keterampilan first aid berstandar internasional, korban gigitan hewan berbisa dapat diselamatkan tanpa kepanikan dan risiko kecacatan permanen dapat dihindari.
Biaya Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan Berbisa (Ular & Serangga) Lapangan
Harga yang tercantum merupakan biaya acuan penyelenggara. Rincian fasilitas, pajak dan ketentuan pembayaran mengikuti penawaran tertulis.
Kelas publik
Biaya acuan program. Minta rincian tertulis untuk tanggal dan metode yang Anda pilih.
- Periksa cakupan materi dan sesi praktik pada penawaran
- Pastikan jenis sertifikat dan penerbitnya sesuai program
- Konfirmasikan pajak, fasilitas dan biaya di luar paket
Pelatihan perusahaan
Sampaikan jumlah peserta, lokasi dan kebutuhan materi untuk penyusunan penawaran perusahaan.
- Ruang lingkup dan metode dibahas sebelum pendaftaran
- Tanggal pelaksanaan disepakati dengan penyelenggara
- Total biaya dan fasilitas dicantumkan dalam penawaran
Konfirmasi Jadwal Terdekat & Ketersediaan Batch
Jadwal batch kelas publik diselenggarakan secara berkala setiap bulan. Hubungi tim admisi untuk konfirmasi tanggal pembukaan batch dan persyaratan pendaftaran.
Layanan In-House Training K3 Perusahaan
Solusi pembinaan keselamatan kerja terstandar langsung di fasilitas kantor atau pabrik Anda dengan jadwal fleksibel, efisiensi biaya rombongan, dan kurikulum yang diselaraskan dengan potensi risiko tempat kerja.
- Efisiensi Biaya Paket Rombongan: Biaya lebih hemat untuk pembinaan tim karyawan internal secara serentak.
- Jadwal & Lokasi Fleksibel: Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan shift operasional pabrik atau kantor Anda.
- Studi Kasus Fasilitas Aktual: Membedah potensi bahaya dan inspeksi internal fasilitas kerja perusahaan Anda.
- Kelengkapan Administrasi B2B: Surat Penawaran Harga (SPH) resmi, silabus custom, dan kelengkapan invoice penagihan.
Ajukan Proposal & Penawaran
Diskusikan kebutuhan pelatihan internal, perkiraan peserta, dan rancangan silabus bersama konsultan kami.
Konsultasi In-House via WAatau kirim email RFP ke kreasiultimateberjaya@gmail.comFAQ Seputar Pelatihan Penanganan Gigitan Hewan Berbisa (Ular & Serangga) Lapangan
Dasar materi yang digunakan
Peraturan, standar, panduan, dan petunjuk produsen memiliki ruang lingkup berbeda. Gunakan dokumen yang sesuai dengan pekerjaan, model peralatan, dan ketentuan yang berlaku.


















