RINGKASAN UTAMA

Pelatihan dasar keselamatan konstruksi membantu tim proyek memahami SMKK dan menghubungkan rencana keselamatan dengan tahapan pekerjaan. Peserta berlatih mengenali bahaya, membagi tanggung jawab serta memantau pelaksanaan pengendalian. Program pengantar ini bukan penerbitan SKK konstruksi, sertifikasi Ahli K3 atau kewenangan menyetujui rancangan teknis.

Sertifikasi Resmi: Pelatihan pengantar keselamatan konstruksi dan SMKK3 Hari

Konfirmasikan tanggal batch terdekat, kelayakan berkas pendaftaran, atau permohonan penawaran in-house training perusahaan untuk Pelatihan Dasar Keselamatan Konstruksi & SMKK PUPR:

SPESIFIKASI PELATIHAN

Informasi program

Jenis programPelatihan pengantar keselamatan konstruksi dan SMKK
Durasi pelatihan3 Hari
Acuan materiPermen PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman SMKK dan UU Nomor 1 Tahun 1970 sesuai penerapan
Metode PembelajaranStudi urutan pekerjaan dan latihan perencanaan; format kelas mengikuti penawaran

Sasaran Peserta Pelatihan

  • Pelaksana dan supervisor pekerjaan konstruksi
  • Staf HSE atau anggota tim keselamatan proyek yang memerlukan pengantar
  • Perwakilan kontraktor, subkontraktor dan pengelola dokumen proyek

Persyaratan Calon Peserta

  • Sampaikan jenis proyek, tugas peserta dan tingkat pengalamannya.
  • Siapkan urutan pekerjaan atau kasus proyek yang diizinkan untuk dibahas.
  • Tentukan kebutuhan pengantar ini terpisah dari sertifikasi jabatan dan kompetensi khusus.

Keluaran Dokumen & Sertifikat

  • Sertifikat pelatihan penyelenggara sesuai ketentuan kelas
  • Hasil latihan rencana pengendalian pekerjaan; bukan SKK konstruksi atau SKP Ahli K3
KURIKULUM PEMBINAAN

Struktur Silabus & Materi Pelatihan (3 Hari)

01

Memahami rencana keselamatan proyek

  • •Tujuan SMKK dan hubungan dengan pekerjaan lapangan
  • •Peran RKK serta tanggung jawab para pihak
  • •Penyesuaian rencana terhadap jenis dan tahap proyek
02

Menilai urutan pekerjaan

  • •Identifikasi bahaya dan penetapan pengendalian
  • •Pekerjaan yang saling memengaruhi serta perubahan lapangan
  • •Kebutuhan personel, alat dan izin sesuai aktivitas
03

Memeriksa penerapan

  • •Komunikasi sebelum bekerja dan pengawasan harian
  • •Pencatatan temuan serta tindak lanjut
  • •Evaluasi perubahan dan pemutakhiran rencana

Untuk siapa kelas dasar ini disiapkan?

Kelas sesuai bagi peserta yang perlu memahami bagaimana keselamatan direncanakan dan dijalankan selama proyek. Pelaksana, supervisor dan staf administrasi proyek dapat mempunyai kebutuhan berbeda, tetapi semuanya perlu mengetahui perannya dalam menyampaikan informasi dan menindaklanjuti masalah.

Peserta tidak diharapkan memperoleh seluruh kemampuan teknis konstruksi dari satu kursus pengantar. Pekerjaan perancah, pengangkatan, penggalian atau ketinggian dapat memerlukan kompetensi serta pengaturan khusus. Tujuan kelas adalah mengenali kebutuhan tersebut dan menempatkannya dalam rencana pekerjaan.

RKK bukan dokumen yang selesai saat tender

Permen PUPR 10/2021 menjadi acuan pedoman SMKK. Dalam pembahasan kelas, Rencana Keselamatan Konstruksi dihubungkan dengan kondisi proyek dan pelaksanaan pekerjaan. Menyalin rencana dari proyek berbeda dapat menyembunyikan perubahan akses, metode, peralatan atau pihak yang bertanggung jawab.

Peserta meninjau informasi dasar sebelum menyusun rencana: urutan pekerjaan, orang yang terlibat, lingkungan sekitar dan bahaya yang dapat timbul. Pengendalian perlu dapat dijalankan di lokasi, bukan hanya memiliki nama pada tabel. Perubahan kondisi harus ditinjau melalui mekanisme yang ditetapkan proyek.

Contoh latihan: pekerjaan berlangsung di dekat jalur alat

Dalam kasus, tim melakukan pekerjaan pada area yang berdekatan dengan jalur kendaraan proyek. Peserta memetakan aktivitas yang berlangsung pada waktu yang sama, akses pekerja, ruang gerak alat dan pihak yang mengatur area. Setiap aktivitas yang tampak aman secara terpisah dapat menimbulkan konflik ketika bertemu.

Diskusi menghasilkan kebutuhan koordinasi, pengaturan area dan komunikasi sebelum pekerjaan dimulai. Batas teknis serta metode pekerjaan ditentukan oleh pihak kompeten berdasarkan kondisi proyek. Kasus latihan ini tidak menetapkan jarak aman atau rancangan pengamanan yang berlaku untuk semua lokasi.

Identifikasi bahaya harus mengikuti tahapan pekerjaan

Bahaya berubah dari persiapan, pelaksanaan hingga pembongkaran atau pembersihan. Peserta belajar memecah pekerjaan agar kebutuhan pengendalian tidak hilang dalam satu uraian yang terlalu umum. Pengendalian kemudian dicocokkan dengan sumber daya, tugas dan waktu yang tersedia.

Istilah seperti gunakan APD atau lakukan pengawasan perlu diperjelas sesuai pekerjaan. Tentukan siapa yang memeriksa kondisi awal, dokumen apa yang digunakan dan kapan pekerjaan harus ditunda atau dihentikan. Hal yang belum diketahui dicatat untuk dikaji, bukan diisi dengan asumsi.

Koordinasi kontraktor dan subkontraktor

Rencana yang baik dapat gagal ketika perubahan hanya diketahui satu kelompok. Pergantian shift, pemindahan alat atau keterlambatan pekerjaan perlu dikomunikasikan kepada pihak yang terdampak. Tim proyek harus mengetahui jalur pemberitahuan dan pihak yang berwenang mengambil keputusan.

Peserta menyusun contoh pembagian tanggung jawab untuk pengarahan, pemeriksaan, pelaporan dan tindak lanjut. Pencatatan membantu memastikan keputusan lapangan tersampaikan. Pertemuan keselamatan tidak boleh hanya berisi daftar hadir tanpa pembahasan pekerjaan yang benar-benar akan dilakukan.

Membedakan pelatihan pengantar dan sertifikasi jabatan

Sertifikat kelas ini menunjukkan pembekalan sesuai ruang lingkup pelatihan. Dokumen tersebut tidak otomatis menjadi SKK konstruksi, penunjukan Ahli K3 atau izin operator. Bila proyek mensyaratkan jabatan tertentu, periksa nama jabatan, skema dan dokumen yang benar-benar diminta.

Kelas juga tidak memberikan hak menyatakan rancangan atau alat laik digunakan. Pemeriksaan dan persetujuan teknis tetap mengikuti kewenangan yang berlaku. Jika kebutuhan utama peserta adalah teknik inspeksi, lihat pelatihan inspeksi K3 dan jelaskan objek yang akan diperiksa.

Biaya dan persiapan mengikuti kelas

Durasi acuan 3 Hari dengan biaya Rp 5.250.000 per peserta. Sampaikan jenis proyek, pengalaman peserta serta kebutuhan contoh kasus. Pastikan fasilitas, pajak dan dokumen keluaran tercantum pada penawaran.

Rencana tanggal dapat dilihat pada jadwal pelatihan dan harus dikonfirmasi sebelum pendaftaran. Untuk kelas di lokasi proyek, sepakati izin masuk, pengarahan, APD serta batas pengamatan; kunjungan lapangan tidak dianggap termasuk dalam setiap paket.

Unduh Silabus & Proposal Resmi (PDF)Dapatkan rincian 120 JP, dokumen persyaratan, dan format SPH untuk pengajuan corporate.
Minta PDF Silabus
TRANSPARANSI BIAYA & PILIHAN PAKET

Biaya Pelatihan Dasar Keselamatan Konstruksi & SMKK PUPR

Harga yang tercantum merupakan biaya acuan penyelenggara. Rincian fasilitas, pajak dan ketentuan pembayaran mengikuti penawaran tertulis.

Kelas publik

Biaya acuan program. Minta rincian tertulis untuk tanggal dan metode yang Anda pilih.

Rp 5.250.000/ per peserta
  • Periksa cakupan materi dan sesi praktik pada penawaran
  • Pastikan jenis sertifikat dan penerbitnya sesuai program
  • Konfirmasikan pajak, fasilitas dan biaya di luar paket
Minta rincian biaya

Pelatihan perusahaan

Sampaikan jumlah peserta, lokasi dan kebutuhan materi untuk penyusunan penawaran perusahaan.

Penawaran sesuai kebutuhan
  • Ruang lingkup dan metode dibahas sebelum pendaftaran
  • Tanggal pelaksanaan disepakati dengan penyelenggara
  • Total biaya dan fasilitas dicantumkan dalam penawaran
Minta penawaran perusahaan
INFO JADWAL BATCH TERDEKAT

Konfirmasi Jadwal Terdekat & Ketersediaan Batch

Jadwal batch kelas publik diselenggarakan secara berkala setiap bulan. Hubungi tim admisi untuk konfirmasi tanggal pembukaan batch dan persyaratan pendaftaran.

SOLUSI KORPORASI & B2B

Layanan In-House Training K3 Perusahaan

Solusi pembinaan keselamatan kerja terstandar langsung di fasilitas kantor atau pabrik Anda dengan jadwal fleksibel, efisiensi biaya rombongan, dan kurikulum yang diselaraskan dengan potensi risiko tempat kerja.

  • Efisiensi Biaya Paket Rombongan: Biaya lebih hemat untuk pembinaan tim karyawan internal secara serentak.
  • Jadwal & Lokasi Fleksibel: Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan shift operasional pabrik atau kantor Anda.
  • Studi Kasus Fasilitas Aktual: Membedah potensi bahaya dan inspeksi internal fasilitas kerja perusahaan Anda.
  • Kelengkapan Administrasi B2B: Surat Penawaran Harga (SPH) resmi, silabus custom, dan kelengkapan invoice penagihan.
KONSULTASI IN-HOUSE TRAINING

Ajukan Proposal & Penawaran

Diskusikan kebutuhan pelatihan internal, perkiraan peserta, dan rancangan silabus bersama konsultan kami.

Konsultasi In-House via WAatau kirim email RFP ke kreasiultimateberjaya@gmail.com
TANYA JAWAB RESMI

FAQ Seputar Pelatihan Dasar Keselamatan Konstruksi & SMKK PUPR

Tidak. Sertifikasi jabatan mempunyai skema dan proses tersendiri. Periksa dokumen yang disyaratkan proyek sebelum memilih program.

Dasar materi yang digunakan

Peraturan, standar, panduan, dan petunjuk produsen memiliki ruang lingkup berbeda. Gunakan dokumen yang sesuai dengan pekerjaan, model peralatan, dan ketentuan yang berlaku.